Kukira perjalanan pramex jam 3 tadi dr purwosari seperti biasanya. Ku naek kreta dgn biasa lalu berpura-pura tidak mencari kursi yg kosong, ketika kebetulan ada tempat kosong ya kududuk, kalo ngga ada ya lebih senang berdiri. Tapi alhamdulillah td kok ada tempat kosong diantara bapak-bapak dan ibu-ibu yang sedang tertidur [kelihatannya mereka bukan suami istri] ku duduk agak maju karna sang ibu tidur agak serong jd ku tidak memepetkan punggung ke kursi takut membangunkannya. Melihat situasi kanan kiri terlihat bahwa pramex sore ini pas, artinya hampir semua orang dapat tempat duduk, tidak ada yg berdiri di gerbong tempatku berada, mungkin gerbong sebelah.
Setelah agak bosan seperti biasanya kukeluarkan buku, kali ini "Warrior Of God" cerita tentang Perang Salib III, seperti biasa jg, salah buku mas Budi yang kurampok dr rumah Solo. Tiba2 bapak2 yg disampingku bangun dan bertanya "Bukunya bagus mas? Itu pengarang dr luar ya? Ada yang dilebih-kebihkan ngga ceritana?" Ku setengah kaget menjawab "Kayakna cukup objektif Pak" karna ku jg br baca kata pengantar pengarangna dan ngga paham betul sejarah perang salib jd ga tau ini cerita berlebih ato malah ada yg dikurangi. Trus tiba2 bapak itu berkata
bapak2: "Kuliah dimana mas"
daku: "UPN pak...."
bapak2: "Apa........"
daku: "UPN pak....." jawabku lg
bapak2:"Apa......." sambil melirikku aneh
daku:"Universitas Pembangunan Nasional pak" masak bapak2 ini naek pramex jur Jogja kok ga kenal UPN?? batinku
bapak2: "Iya.... Apa....?"
ku baru sadar..... =P
daku: "Oooo... Informatika pak" ternyata dia nanya jurusan =P
Trus tiba2 sang bapak bercerita tentang soekarno dan orang2 yang menentang Amerika
bapak2: "Pada akhirna nanti akan banyak orang yg menentang amerika. Saddam, Chavez, Soekarno dengan [Go to hell with your aid]-nya" ceritanya dengan tenang
daku:"Masih ada satu lagi pak, Ahmadinejad???" kataku
bapak2:"Siapa? Ahmadinejad? Wah, dia kurang terdengar. Kalau dia [ahmadinejad] kurang ekstrem dalam menentang amerika, dia orang halus dan menggunakan cara yang lebih halus" jelasnya.
Aku cm manggut manggut. Tiba2 dia melepas kacamatanya dan memandang sampul bukuku lagi. "Eh ini buku tentang apa mas?" tanyanya. "Ini tentang perang salib pak" jawabku. "Oohhhh" sesalnya. Tiba2 dia bertanya "Pernah baca tentang walisongo mas?". "Blum pernah Pak" jawabku. Dan itu adalah pertanyaan terakhirna dan ku meneruskan membaca......
[Go to hell with your aid]
Setelah agak bosan seperti biasanya kukeluarkan buku, kali ini "Warrior Of God" cerita tentang Perang Salib III, seperti biasa jg, salah buku mas Budi yang kurampok dr rumah Solo. Tiba2 bapak2 yg disampingku bangun dan bertanya "Bukunya bagus mas? Itu pengarang dr luar ya? Ada yang dilebih-kebihkan ngga ceritana?" Ku setengah kaget menjawab "Kayakna cukup objektif Pak" karna ku jg br baca kata pengantar pengarangna dan ngga paham betul sejarah perang salib jd ga tau ini cerita berlebih ato malah ada yg dikurangi. Trus tiba2 bapak itu berkata
bapak2: "Kuliah dimana mas"
daku: "UPN pak...."
bapak2: "Apa........"
daku: "UPN pak....." jawabku lg
bapak2:"Apa......." sambil melirikku aneh
daku:"Universitas Pembangunan Nasional pak" masak bapak2 ini naek pramex jur Jogja kok ga kenal UPN?? batinku
bapak2: "Iya.... Apa....?"
ku baru sadar..... =P
daku: "Oooo... Informatika pak" ternyata dia nanya jurusan =P
Trus tiba2 sang bapak bercerita tentang soekarno dan orang2 yang menentang Amerika
bapak2: "Pada akhirna nanti akan banyak orang yg menentang amerika. Saddam, Chavez, Soekarno dengan [Go to hell with your aid]-nya" ceritanya dengan tenang
daku:"Masih ada satu lagi pak, Ahmadinejad???" kataku
bapak2:"Siapa? Ahmadinejad? Wah, dia kurang terdengar. Kalau dia [ahmadinejad] kurang ekstrem dalam menentang amerika, dia orang halus dan menggunakan cara yang lebih halus" jelasnya.
Aku cm manggut manggut. Tiba2 dia melepas kacamatanya dan memandang sampul bukuku lagi. "Eh ini buku tentang apa mas?" tanyanya. "Ini tentang perang salib pak" jawabku. "Oohhhh" sesalnya. Tiba2 dia bertanya "Pernah baca tentang walisongo mas?". "Blum pernah Pak" jawabku. Dan itu adalah pertanyaan terakhirna dan ku meneruskan membaca......
[Go to hell with your aid]