Mungkin hanyalah sebuah nasehat dari seseorang, tp tidak ada salahnya untuk berbagi...
"mo comment ah...ttg berkurang dan berlebih...yg gak pernah jelas batasnya...inget ketika kita SD? sng bgt waktu bisa maen layang2,trus panas2an berlari2 hanya demi sebuah layang2 putus? kita yg kekurangan ato kita berlebihan thd layang2 itu? sekarang gak bisa lg merasakan masa2 itu, emg udah gak pantes and gak ada lahan lgi...(merasa kekurangan sekarang?) tapi kita udah dewasa, ternyata byk hal didunia ini yg udah kita lewati dengan "bangga" dan kemudian merasa "spesial" (merasa berlebihan sekarang?)
nyante mee..kedewasaan sudut pandang itulah yg membuatmu selalu merasa "bangga", selalu bersyukur untuk tiap titik perubahan di dunia kita, di kehidupan kita, di tiap biji molekul tubuh kita, dalam sebuah kosmos semesta alam yg tiada batas (hanya Allah yg tau, subhanallah!) betapa kecil kita sebagai manusia, bahkan hanya dengan gelegar ombak, badai petir, terjangan kecepatan kerata api, bahkan kita belum terbayang, betapa "besar" nikmmat Allah di semesta ini... lalu kita yg hanya sebagai "setitik debu" ini mulai sombong...astaghfirullah...
makasih mee..udah saling "mengingatkan" untuk menjadi lebih dewasa...bukan untuk merasa "lebih ato kurang" , hanya untuk belajar bersikap untuk hal apapun di dunia ini...dunia yg gak pernah abadi..."
Mungkin hanyalah sebuah nasehat dari seseorang, tp tidak ada salahnya untuk berbagi...
"mo comment ah...ttg berkurang dan berlebih...yg gak pernah jelas batasnya...inget
ketika kita SD? sng bgt waktu bisa maen layang2,trus panas2an berlari2
hanya demi sebuah layang2 putus? kita yg kekurangan ato kita berlebihan
thd layang2 itu? sekarang gak bisa lg merasakan masa2 itu, emg udah gak
pantes and gak ada lahan lgi...(merasa kekurangan sekarang?) tapi kita
udah dewasa, ternyata byk hal didunia ini yg udah kita lewati dengan
"bangga" dan kemudian merasa "spesial" (merasa berlebihan sekarang?)
nyante mee..kedewasaan sudut pandang itulah yg membuatmu selalu merasa
"bangga", selalu bersyukur untuk tiap titik perubahan di dunia kita, di
kehidupan kita, di tiap biji molekul tubuh kita, dalam sebuah kosmos
semesta alam yg tiada batas (hanya Allah yg tau, subhanallah!) betapa
kecil kita sebagai manusia, bahkan hanya dengan gelegar ombak, badai
petir, terjangan kecepatan kerata api, bahkan kita belum terbayang,
betapa "besar" nikmmat Allah di semesta ini... lalu kita yg hanya
sebagai "setitik debu" ini mulai sombong...astaghfirullah...
makasih mee..udah saling "mengingatkan" untuk menjadi lebih
dewasa...bukan untuk merasa "lebih ato kurang" , hanya untuk belajar
bersikap untuk hal apapun di dunia ini...dunia yg gak pernah abadi..."
miss u bro...
(sometimes boys should cry...)
.:: seorang dhimas sulistyo wibowo ::.